Langkah Pertama Yang Harus di Terapkan Diawal Ingin Menjadi Wirausaha

Langkah Pertama Yang Harus di Terapkan Diawal Ingin Menjadi Wirausaha

Pepatah mengatakan:
"Kalau kita tidak menjadi pengendali, kita mungkin akan
di kendalikan oleh orang lain".

"Jika seseorang tidak memiliki impian sendiri, maka bersiap-siaplah dipaksa bekerja untuk merealisasikan impian orang lain".

Bila seseorang ingin menjadi seorang pemenang (di perjalanan kehidupannya), seharusnya mereka menjadi pengendali kehidupan.



Seorang pemenang selayaknya sang pahlawan (pemain utama) dalam
"film layar lebar" kehidupan, di areanya masing-masing.

Study ilmiyah menemukan bahwa, sebagian besar orang ternyata
malah menjadi produk lingkungan.

Karena, sebagian besar orang mengikuti “kata orang lain”, bukan dari kata diri sendiri.

"Tidak mungkin kamu bisa sukses ber wirausaha, karena kamu cuma lulus SD".

"Mana mungkin, jebolan pesantren bisa jadi Enterpreneur".

"Tidak punya modal kok pingin sukses wirausaha?".

"Wong ndeso kok pingin sukses wirausaha, ngimpi kali ya?", dll

Langkah pertama untuk menjadi sang pemenang dalam kehidupan
adalah "merubuhkan" atau "membuang jauh-jauh" semua pemikiran
negatif yang menyerbu di sekeliling kita itu, seperti contoh di atas.

Study ilmiyah di dunia barat menyatakan bahwa, sebagian besar
orang memiliki pemikiran negatif 77%.
(Kalau survey itu di lakukan di
negeri kita, mungkin bisa jauh lebih banyak).

Pemikiran negatif (do'a negatif) bisa berasal dari luar diri dan bahkan
bisa dari dalam diri kita sendiri.

Kalau kita sudah menyadari bahwa
pemikiran atau ucapan adalah do'a dan do'a adalah senjata yang
terdahsyat sepanjang jaman, maka tidak ada cara lain selain merubah
pemikiran atau kata-kata negatif itu, untuk menuai kebaikan di masa
yang akan datang.

Segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, berasal dari dalam diri kita.

Mereka hanya "akibat" dari "sebab" yang ada di dalam diri kita.

Tidak ada gunanya, mengeluhkan situasi, kondisi, peristiwa ataupun
keadaan di sekitar kita.

Rahasia besarnya...,
Otak kita itu ibarat gelas. Air adalah pemikiran.

Jika kita memiliki gelas yang penuh dengan air kotor (pemikiran
negatif), cara sederhana agar gelas terisi dengan air bersih, tuangkan
saja air bersih ke dalam gelas terus menerus.

Cepat atau lambat, air
kotor akan meluap keluar dari dalam gelas.

Karena kita tidak bisa mengosongkan pemikiran kita begitu saja,
seperti halnya bayi baru lahir atau menjadikan isi kepala seperti kain
putih bersih tanpa coretan.

Cari kata-kata positif dari lawan kata hal negatif yang mengakar di
dalam kehidupan kita.

Cari kata anonim dari kata-kata itu. Carilah kata
obyek yang betul-betul positif (yang fokus positip).

Benamkan, teguhkan dan tambatkan kata-kata positip itu, di dalam benak.

Di awal proses berwirausaha nanti akan seperti permainan bola ping pong yang lari ke kiri
dan ke kanan.

Di awal praktik mungkin seperti, lelucon, bahkan hingga timbul keraguan keraguan.

"Mana mungkin ya usahaku akan lancar?"
"Ah pembohong nih?"
"Mana bisa ya?", dan lain-lain.

Untuk beberapa saat nanti akan terjadi semacam pergulatan kecil di
dalam benak pikiran.

Ketika pemikiran positip lebih dominan daripada
pemikiran negatif, jadilah kita sang pemenang dari pemikiran negatif
untuk tahap awal.

Dan proses selanjutnya, keyakinan yang baru akan mulai terbentuk dalam proses ber wirausaha.

"Di ucapkan dengan lisan..."
"Di tambatkan di dalam hati..."
"Di lakukan dalam tindakan..."

Itulah proses pembentuk keyakinan (keimanan) yang baru.

"Jika engkau percaya, gunung pun bisa engkau pindahkan".

Ini adalah pribahasa tentang luar biasanya keyakinan.

Semustahil apapun jika kita sudah memiliki keyakinan yang baru dan tangguh
(khakkul yakin), maka kita tinggal nunggu "Kun" (jadi).

"Seorang pemenang (di perjalanan kehidupan), seharusnya menjadi
pengendali kehidupan."

"Dengan cara, mengendalikan pemikiran di dalam benak kita",
(sekaligus) itulah sesungguhnya musuh terbesar kita.


Demi kepentingan diri sendiri,
Demi kejayaan ummat,
Demi kejayaan negeri ini, Mari kita bangun pemikiran positip kita dari dalam diri kita, untuk
membangun peradaban negeri ini yang jauh lebih baik dan semakin maju.

0 Response to "Langkah Pertama Yang Harus di Terapkan Diawal Ingin Menjadi Wirausaha"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel